Mutu
informasi dipengaruhi oleh factor-faktor berikut:
·
Up-to-date
·
Lengkap
·
Relevan
·
Akurat
·
Dapat
dihandalkan
·
Tersaji
baik
Potensi penggunaan informasi adalah faktor penting dalam
menentukan nilainya. Makin berpotensi makin bernilai.
Informasi
yang kurang lengkap dapat membuat keputusan keliru seperti berikut:
·
Peta
jalur selatan jawa minggu lalu kosong, semua pada lewat jalur selatan, akhirnya
jalur selatan macet.
·
Data
penjualan dua triwulan, tidak memberikan gambaran lengkap kinerja bisnis
tahunan.
·
Gagal
melihat dukungan luas masyarakat Turki terhadap Presiden Erdogan, membuat
kudeta gagal.
Informasi
yang dicari harus relevan dengan yang dibutuhkan:
·
Cari
jalur alternatif pantura, yang setelah melaluinya dapat kembali ke pantura
lagi. Lewat Google Map dapat, tapi tidak dapat kembali ke pantura lagi, berarti
tidak relevan.
·
Survey
ke mahasiswa yang jarang pakai Icaring untuk menilai tingkat penerimaan
Icaring, tidak relevan. Yang relevan, justru yang sering pakai.
Meskipun
tidak mungkin akurat 100%, setidaknya cukup akurat untuk membuat keputusan:
·
Jumlah
stok barang yang keliru di Toserba, dapat berakibat stok kosong atau pesan
barang berlebihan (keduanya buruk untuk organisasi)
·
Perkiraan
jumlah kendaraan yang akan melewati tol Brebes timur seharusnya akurat, agar
dapat diperkirakan pengaturan jalur lalu lintas pantura.
Dapat
dihandalkan:
Berita dari sumber yang
tidak/kurang dapat dipercaya perlu diperiksa kebenarannya (cross check,
tabayun). Berita dari sumber yang dapat dihandalkan dapat
dimanfaatkan. Contoh: Detik.com, Kompas, dll dapat
dihandalkan.
Informasi disajikan
dalam format yang mudah dipahami pembaca:
·
Pembuat keputusan butuh informasi yang mudah
dipahami
·
Cari gambar pengganti kata-kata yang banyak
·
Sebagian gambar sebagian kata-kata
Mencari di Internet:
•
Gunakan mesin pencari
•
Identifikasi web site
•
Periksa kredibilitasnya
•
Tentukan kedalaman dan keluasan ruang lingkup informasi
•
Periksa tanggalnya
Gunakan kata yang lebih
spesifik
Salah satu kelalaian yang sering dibuat ketika melakukan
pencarian melalui Google adalah menggunakan kata-kata yang terlalu umum. Untuk
itu, mulai sekarang jangan luapa untuk selalu menggunakan kata kunci yang
lebih spasifik karena Google adalah sebuah mesin yang tidak mungkin bisa
memahami kebutuhan informasi yang diinginkan oleh masing-masing orang. Sebagai
contoh ketika Anda sedang mencari informasi tentang konsep LTF, maka jangan
lupa untuk mengetikkan kata kunci "LTE concept" di Google. Sebaliknya
jika Anda hanya mengetikkan LTE di Google, maka kemungkinan besar hasil yang
Anda dapatkan tidak akan sesuai dengan harapan.
Gunakan kata yang bervariasi
Jika Anda
belum menemukan informasi yang ingin Anda dapatkan meski telah menggunakan kata
kunci yang lebih spesifik, mencoba dengan kata kunci yang patut untuk dicoba.
Bagaimanapun seluruh informasi di internet pada dasarnya berasal dari manusia
yang tentu saja diungkapkan dalam beragam cara dan bahasa. Oleh karna itu tidak
ada salahnya jika Anda menggunakan kata kunci yang lebih bervariasi dalam
mencari informasi dari internet. Sebagai contoh ketika Anda mengetik kata "LTE
concept" dan tidak memdapatkan informasi yang memuaskan, maka mencoba
mencari dengan kata kunci "LTE tutorial" tentu bisa Anda lakukan
sebagai sebuah alternatif.
Gunakan kalimat Tanya
Cara mencari informasi di
internet selain menggunakan kata kunci, mencari
tahu dengan menggunakan kalimat tanya juga dapat Anda pakai sebagai alternatif.
Sebagai contoh ketika Anda ingin menemukan informasi soal LTE, Anda dapat menggunakan kata tanya "apa itu
LTE?". Hasilnya dengan memakai kalimat tanya seperti ini selain lebih
relevan, pertanyaan anda juga dapat langsung terjawab bukan !?
"Tanda Kutip" Sakti Google
Bila suatu saat Anda mengunakan Google untuk mencari
informasi tentang ponsel dengan fitur DLNA dengan mengetik "DLNA enabled
phone" hasil yang Anda dapatkan belum tantu berkaitan dengan mereka dan
model ponsel yang telah mendukung konektivitas DLNA. Nah agar hasil pencarian
yang Anda inginkan lebih relevan, gunakan saja salah satu trik google yaitu
tanda kutip menjadi "DLNA Enabled Phone". Dengan cara seperti ini,
Google akan menghapus hasil pencarian yang tidak berkaitan dengan topik yang
dicari.
Gunakan Tanda Plus(+) dan Minus (-)
Tanda
(+). untuk menanbahkan kata yang ingin dicari pada pencarian informasi.
Misalkan "Jelly Bean" (ingat pakai tanda kutip) lalu khusus untuk
Nexus, maka Anda cukup mengetik "Jelly Bean" + Nexus pada kontak pencarian Google.
Hasilnya selain mencari keyword "Jelly Bean" google juga akan
menepatkan hasil pencarian teratas jika ada keyword "Nexus".
Tanda
(-). Tentu saja digunakan untuk mempersempit hasil pencarian. Lalu apa gunanya?
Kenapa kita harus mempersempit hasil pencarian? Seperti diketahui, Google
mengindex semua halaman yang dianggapnya penting. Tidak peduli apakah itu
sebenarnya hanya iklan, berita, bookmarking dan sebagainya.
Dengan
menambahkan-, Anda dapat menghilangkan hasil pencarian yang tidak perlu seperti
situs penjualan atau bookmarking. Contoh: "Nexus"-jual. Anda juga
bisa menggunakan google supaya tidak mencari di situs tertentu terutama situs
iklan penjualan atau situs tertentu terutama situs iklan penjualan atau situs
bookmarking semacam digg.com atau lintasberita.com. Contohnya "soal
psikotes"
Sumber:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar